Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyatakan berbagai aturan hukum terkait Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan diterbitkan setelah pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Oktober mendatang. Beleid di antaranya ialah tarif iuran dan sanksi penunggak iuran.
Sebelumnya, pemerintah menjanjikan bakal menerbitkan aturan berbentuk peraturan presiden (Perpres) terkait tarif iuran BPJS Kesehatan untuk tahun depan. Kemudian, juga akan menerbitkan instruksi presiden (Inpres) mengenai pengaturan bagi penunggak iuran BPJS Kesehatan.
Tak ketinggalan, pemerintah juga akan menerbitkan peraturan menteri keuangan (PMK) sebagai aturan turunan dari perpres tersebut. Namun, ia mengatakan berbagai aturan itu masih terus difinalisasi pemerintah. “Belum (diterbitkan), tentu setelah itu (pelantikan),” ucap Nila kepada CNNIndonesia.com, Jumat (18/10).
Selain itu, terkait pembenahan data kepesertaan (data clearing) masih terus dilakukan oleh Kementerian Sosial. Hal ini perlu dilakukan agar pemerintah segera mendapat restu dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait rencana kenaikan tarif kepesertaan BPJS Kesehatan.
“Soal clearing data itu masih dilakukan oleh Kemensos, kami terus ikuti,” katanya.
Sayangnya, Nila belum bisa memastikan waktu finalisasi data clearing bisa diumumkan hasilnya. Begitu pula dengan pengumuman kenaikan tarif kepesertaan BPJS Kesehatan untuk tahun depan.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan tarif iuran kepesertaan BPJS Kesehatan kelas Mandiri I naik 100 persen dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per peserta per bulan mulai 1 Januari 2020 mendatang. Lalu, tarif iuran kelas Mandiri II naik dari Rp59 ribu menjadi Rp110 ribu per peserta per bulan.
Kemudian, tarif iuran kelas Mandiri III naik Rp16.500 dari Rp25.500 menjadi Rp42 ribu per peserta per bulan. Menurut perhitungannya, bila kenaikan tarif iuran bisa sesuai usulan, maka defisit keuangan BPJS Kesehatan bisa berbalik menjadi surplus Rp17,2 triliun.
Namun, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan pemerintah mempertimbangkan opsi kenaikan iuran tidak mencapai dua kali lipat seperti yang telah diusulkan ke DPR.
“Mestinya (kenaikan iuran) tidak (lebih tinggi dari dua kali lipat), lebih rendah mungkin, bertahap mungkin, tapi lebih tinggi tidak mungkin,” katanya, beberapa waktu lalu.
Untuk memperkaya nutrisi burger yang Anda buat, isi burger dengan banyak sayuran. Pilihlah sayuran yang rendah kalori seperti bawang, tomat, paprika, selada, timun, atau jamur untuk membuat burger rendah kalori.Untuk membuat burger yang sehat, perhatikan juga topping yang Anda pilih. Contohnya saus tomat atau mayonaise rendah lemak. Anda boleh menambahkan keju yang rendah atau bebas lemak agar burger yang Anda buat semakin sehat, misalnya keju parmesan ketimbang keju cheddar.Pasalnya, menurut Susan Mitchell, RD, PhD, seorang penulis Fat is Not Your Fate, keju cheddar menawarkan kalori yang lebih tinggi, yaitu 113 kalori.Sajian: 6 porsiKandungan gizi: 232 kalori, 9 gram lemak, 18 gram protein, 19 gram karbohidrat
Alat dan bahan:
6 roti gandum utuh
½ kg daging sapi tanpa lemak
4 sdm tepung roti
2 sdm air
1 putih telur
4 sdm wortel parut halus
2 sdm bawang merah cincang halus
2 sdm paprika merah cincang halus
2 sdm keju parmesan
¼ sdt garam
⅛ sdt merica
Selada dan irisan tomat atau timun sesuai selera
Cara membuat:
Campurkan putih telur, air, tepung roti, wortel, bawang merah, paprika, garam, dan lada ke dalam mangkuk besar.
Tambahkan keju parmesan dan daging sapi, kemudian aduk hingga rata.
Bentuk menjadi enam bagian isian dengan diameter 10 cm.
Panggang daging burger selama 7-13 menit pada kedua sisi dalam suhu 70 derajat Celcius hingga matang.
Siapkan roti burger yang telah dipanggang sebelumnya. Lalu letakkan selada, irisan tomat, dan daging burger. Tutup dengan roti burger lainnya.
Dalam keseharian, semua orang tentu membutuhkan akan yang namanya komunikasi, baik dari berbicara secara langsung, melalui telepon, menulis surat, bahasa isyarat, ataupun contoh komunikasi dalam bentuk lainnya.
Komunikasi sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu communicatio yang berarti “pemberitahuan atau pertukaran”. Kata sifat communis, yang bermakna umum atau bersama.
Pengertian Komunikasi Secara Umum
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi baik itu pesan, ide, maupun gagasan dari satu pihak kepada pihak lain.
Umumnya komunikasi dilakukan secara lisan maupun verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.
Apabila tidak terdapat bahasa verbal, dapat menggunakan bahasa isyarat seperti tersenyum, gesture tubuh, menggelengkan kepala, dan lain-lain.Baca juga: Komunikasi Daring
Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli
Prof. Drs. H.A.W: Komunikasi adalah hubungan kontak antara manusia baik individu ataupun kelompok.
James A.F.Stoner: Komunikasi merupakan proses dimana seseorang yang sedang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.
Everett M. Rogers: Komunikasi adalah proses di mana suatu ide dialihkan dari sumber yang satu kepada satu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
Raymond S. Ross: Komunikasi adalah suatu proses menyortir, memilih dan mengirimkan simbol-simbol sedemikian rupa sehingga membantu pendengar membangkitkan makna atau respons dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan komunikator.
William I. Gordon: Komunikasi secara ringkas dapat didefinisikan sebagai suatu transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan.
Tujuan Komunikasi
Tujuan dari komunikasi adalah sebagai berikut:
Hal yang disampaikan komunikator dapat dimengerti oleh komunikan. Tugas komunikator adalah harus menjelaskan pesan utama dengan jelas dan sedetail mungkin.
Orang lain bisa memahaminya. Dengan melakukan komunikasi, setiap individu dapat memahami individu lainnya dengan kemampuan mendengar tentang suatu hal yang sedang dibicarakan orang lain.
Supaya apa yang disampaikan dapat diterima orang lain. Komunikasi serta pendekatan persuasif adalah cara agar sebuah gagasan mudah diterima oleh orang lain.
Bertujuan menggerakkan orang lain untuk melakukan suatu hal sesuai dengan keinginan komunikator.
Fungsi Komunikasi
Fungsi dari komunikasi yang dapat diambil dari kehidupan sehari-hari adalah:
Sebagai Informasi: Komunikasi menyajikan suatu informasi yang diperlukan dari setiap individu maupun kelompok dalam mengambil suatu keputusan dengan meneruskan data untuk menilai beberapa pilihan yang akan diputuskan.
Sebagai Kendali: Fungsi komunikasi sebagai kendali memiliki arti bahwa komunikasi berperan untuk mengontrol perilaku orang lain maupun anggota dalam beberapa cara yang wajib dipatuhi oleh semua pihak.
Sebagai Motivasi: Komunikasi memberikan dalam hal memotivasi melalui penjelasan yang dilakukan oleh para motivator.
Syarat Syarat Komunikasi
Ketika hendak melakukan sebuah komunikasi, maka terdapat syarat sebagai berikut:
Source: Source atau sumber adalah bahan dasar dari penyampaian pesan untuk memperkuat pesan itu sendiri. Salah satu contoh komunikasi adalah orang, buku, lembaga dan masih banyak contoh lainnya.
Komunikator: Komunikator adalah seseorang yang menyampaikan pesan, dapat berupa seseorang yang sedang menulis atau berbicara, berupa kelompok orang ataupun organisasi komunikasi seperti film, surat kabar, radio, televisi dan lain sebagainya.
Komunikan: Komunikan adalah penerima pesan dalam komunikasi berupa seseorang, kelompok ataupun massa.
Pesan: Pesan adalah keseluruhan hal atau informasi yang disampaikan oleh seorang komunikator. Pesan memiliki tema utama sebagai pengarah dalam usaha untuk merubah tingkah laku serta sikap orang lain.
Saluran: Saluran merupakan media perantara yang digunakan oleh komunikator untuk menyampaikan pesan. Saluran komunikasi terbagi menjadi beberapa bagian, yakni saluran formal atau resmi dan saluran informal atau tidak resmi.
Effect: Effect merupakan hasil akhir dari suatu komunikasi yang sudah terjadi.
Model Komunikasi
1. Model S – R
Model stimulus – respon (S – R) adalah model komunikasi yang paling dasar. Model istimulus ini dipengaruhi oleh disiplin ilmu psikologi, terutama yang beraliran behavioristik. Model ini memberitahukan bahwa komunikasi sebagai aksi reaksi yang sederhana.
2. Model Aristoteles
Model Aristoteles merupakan model komunikasi yang paling klasik, sering juga disebut dengan model retoris.
Model komunikasi ini terjadi ketika seorang pembicara berbicara kepada khalayak dalam upaya untuk mengubah sikap mereka.
Komunikator akan mengemukakan tiga unsur dasar dalam proses komunikasi yaitu pembicara, pesan, dan pendengar.
3. Model Lasswell
Model komunikasi Lasswell adalah ungkapan berupa verbal yang tersusun sebagai berikut:
Who-Says What-In Which Channel-To Whom-With What Effect?
Lasswell mengutarakan tiga fungsi komunikasi yaitu: pengawasan lingkungan, korelasi berbagai bagian yang terpisah dalam masyarakat untuk merespon lingkungan, dan transmisi warisan sosial dari suatu generasi ke generasi lainnya.
Macam Macam Komunikasi
Komunikasi berdasarkan penyampaian sebagai berikut:
1. Komunikasi Lisan
Komunikasi yang dilakukan secara langsung atau tatap muka tanpa ada batas tertentu. Contoh komunikasi lisan seperti obrolan antara dua orang atau lebih, wawancara, diskusi,rapat, presentasi, seminar, dan masih banyak lagi.
2. Komunikasi Tertulis
Komunikasi tertulis biasanya dilakukan melalui perantara surat, WhatsApp, Line, BBM, atau media pengirim pesan lainnya.
3. Komunikasi Berdasarkan Ruang Lingkup
Berdasarkan ruang lingkupnya komunikasi dibedakan menjadi 2, yaitu komunikasi internal dan komunikasi eksternal. Berikut penjelasannya:
Komunikasi Internal: Komunikasi ini terjadi dalam ruang lingkup tertentu, misalkan dalam lingkungan organisasi atau dalam lingkungan kerja
Komunikasi Eksternal: Komunikasi antara individu atau organisasi dengan masyarakat. Contoh komunikasi internal, yaitu konferensi pers, siaran televisi, siaran radio, bakti sosial, dll
4. Komunikasi Berdasarkan Aliran Informasi
Komunikasi berdasarkan aliran informasi terbagi menjadi 5 jenis yaitu:
Komunikasi ke atas: Komunikasi dari bawahan ke atasan
Komunikasi ke bawah: Komunikasi ini terjadi antara atasan kepada bawahan
Komunikasi ke samping: Komunikasi ini dilakukan dengan orang yang memiliki kedudukan yang sama
Komunikasi satu arah: Komunikasi dari satu pihak saja, komunikasi inibiasanya terjadi di dalam suatu lembaga yang sedang mengalami keadaan darurat, jadi harus terdapat satu pihak yang memberikan instruksi tertentu
Komunikasi dua arah: Komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih, biasanya komunikasi ini berupa timbal balik antara satu orang dengan orang lain.
Kesimpulannya adalah komunikasi merupakan suatu hal yang disampaikan guna memberikan pemahaman kepada orang lain dengan berbagai macam teknik yang dapat dimengerti oleh pihak komunikator dengan pihak komunikan.
1. Pengertian Etika BerteleponEtiket bertelepon adalah tata krama, sopan-santun,tata pergaulan dalam bertelepon (menerima-melakukan kontak telepon) yang meliputi berbicara dengan jelas, tegas, terkesan ramah, hangat dan bersahabat.2. Hal-hal penting etika bertelepon adalah
Jangan biarkan telepon berdering 2-3 kali segeralah angkat.
Dengarkan mitra bicara dan berkonsentrasi dengan pihak penelepon (tidak melamun).
Berkatalah dengan sopan dan hangat, hindari kata-kata yang bisa meyinggungi perasaan penelpon.
Berikan respon secara tepat dan lugas.
Berbicar sepelunya dengan volume suara cukup jelas, tegas, lancar serta hangat dan bersahabat.
Siapkan perlengkapan seperlunya ketika akan menelepon, seperti nomor telepon yang dituju, buku catatan, dan pensil. Setelah itu tanyakan apakah penerima telepon punya waktu untuk berbicara.
3. Langkah-langkah dan teknik menerima telepon.
Segeralah angkat jika telepon berdering.
Ucapkanlah salam begitu anda mengangkat telepon.
Bila penelepon menanyakan orang lain, tanyakan nama dan identitas orang yang dicari.
Bila orang yang dituju tidak ada ditempat maka beritahukan dengan sopan dan tawarkan pada penelepon untuk meninggalkan pesan.
Setelah menyelesaikan pembicaraan dengan penelepon sebaiknya mengucapkan salam, dan jangan meletakkan gagang telepon mendahului penelepon, tunggu sampai gagang telepon diletakkan atau telepon ditutup selama dua atau tiga detik olah penelepon.
4.Langkah-langkah dan teknik menelepon
Siapkan nomor telepon yang akan dihubungi
Tekan nomor telepon yang dituju dan bila sudah tersambung dan pihak yang dituju sudah menggangkat, ucapkanlah salam. Sebelum mengutarakan maksud dan tujuan pastikan bahwa nomor yang dituju benar.
Sebutkan identitas diri anda dengan jelas lalu kemukakan keinginan anda untuk berbicara dengan orang yang dituju.
Berikanlah selalu kesan ramah dan ucapkan salam penutup untuk mengakhiri pembicaraan.
5. Cara menggunakan telepon yang baik
Pegang gagang telepon dengan baik menggunakan tangan kanan, tempelkan telepon dekat telinga dengan benar, sebaiknya mikrophone jangan terlalu dekat dengan mulut.
Usahakan nafas kita saat bicara ditelepon tidak terdengar seperti mendengus.
Ucapkan salam.
Tanyakan identitas penelepon.
Gunakan “Smiling Voice” dan “Pitch Control” selama pembicaraan berlangsung.
Simak baik-baik pesan dan kalimat penelepon.
Apabila anda tidak mengerti, tidak ada salahnya anda mengulangi pertanyaan.
Akhiri pembicaraan dengan salam.
Letakkan gagang telepon dengan benar dan pas pada posisinya.
6. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan pada saat komunikasi menggunakan telepon
Suara terlalu keras.
Bicara ditelepon sambil makan atau berdecak.
Berbicara dengan orang lain selagi berbicara ditelepon.
Berbicara dengan nada kasar atau membentak.
Berbicara dengan nada memerintah.
Membirkan penelepon menunggu terlalu lama tanpa penjelasan. Nada dan intonasi terkesan malas atau tak ramah.
Sudah hal yang lazim jika suatu kantor dikunjungi oleh tamu. Jika Anda adalah salah satu orang yang bekerja di kantor tersebut, yang kebetulan sedang dikunungi oleh seorang atau beberapa orang tamu, maka wajib bagi Anda untuk menerima tamu tersebut dengan baik.
Ya, ketika Anda menerima tamu di kantor, maka terdapat aturan atau etika tersendiri yang harus diperhatikan. Sebagai pegawai kantor, Anda harus mengetahui mengenai etika – etika menerima tamu di kantor.Tujuan dari penerapan etika penerimaan tamu ini adalah agar dapat menciptakan suasana yang menyenangkan di lingkungan kerja tersebut, sekaligus agar tamu merasa nyaman dan memiliki kesan baik ketika melakukan kerja sama dengan kantor Anda. Hal ini tentu juga berlaku bila mana Anda sedang bertamu ke kantor pihak lain. Anda pastinya ingin agar bisa mendapatkan perlakukan yang baik dari si tuan rumah bukan? Maka hal yang sama pula, bila ada rekan kerja bertamu ke kantor Anda, maka Anda pun perlu untuk memperhatikan hal -hal berkenaan dengan etika tersebut. Jadi, agar tamu dapat terkesan dengan sambutan yang Anda berikan, maka beberapa etika menerima tamu di kantor yang perlu Anda perhatikan dan terapkan, meliputi :
1. Sambut Tamu dengan Tulus
Pemberian sambutan yang tulus terhadap tamu adalah etika yang cukup utama. Tamu Anda akan bisa merasakan jika sambutan yang Anda berikan tidak tulus. Untuk itu, perhatikan beberapa hal berikut agar sambutan Anda terasa lebih tulus :
Sambut tamu dengan ramah, sopan dan penuh semangat serta secara tulus. Penting bagi Anda untuk membuang semua kepura -puraan, karena tamu umumnya bisa mengetahui jika Anda hanya berpura -pura tulus. Jadi, beri sambutan ramah dengan benar -benar tulus.
Apabila Anda berada di ruangan tertutup, maka segeralah beranjak untuk membukakan pintu bagi tamu Anda. Lakukan atau beri sambutan dengan sesegera mungkin untuk menandakan bahwa Anda menghormati atau mengharagi tamu yang datang untuk berkunjung.
Menerima tamu pada kondisi duduk memang tidak salah. Tapi etika yang lebih sopan adalah lebih baik bila Anda menerima tamu sambil berdiri, memberikan salam dan berjabat tangan di awal perjumpaan.
2. Cara Duduk Tepat untuk Tamu
Anda wajib memberikan tempat duduk yang nyaman bagi para tamu Anda. Apabila di kantor terdapat ruangan khusus untuk menerima tamu, maka segera persilahkanlah tamu adna untuk menuju ruang tamu tersebut dan mempersilahkan tamu duduk.Jika sudah berada di kursi atau sofa panjang, maka persilahkan tamu untuk duduk di sebelah kanan. Setelah tamu duduk, baru Anda dapat menanyakan identitas dan maksud tujuan kedatangan tamu tersebut.
3. Perhatikan adanya Janji Temu
Perhatikan apakah sudah ada janji temu yang dibuat oleh tamu tersebut. Apabila sudah ada janji temu yang dibuat dan Anda sudah mengetahui identeitas tamu, maka Anda tak perlu lagi menanyakan identitas tamu.Jika demikian, akan lebih baik bila Anda menunjukkan bahwa Anda telah menunggu kehadiran tamu tersebut dan langsung mempersilahkannya masuk menuju ruangan yang dituju.Apabila posisi Anda adalah sekretaris atau asisten pimpinan, sebaiknya Anda menghubungi pimpinan terlebih dahulu sebelum mempersilahkan tamu masuk dan tanyakan apakah pimpinan sudah siap untuk menerima tamu.Apabila tamu diharuskan untuk menunggu sebentar dan Anda mempunyai beberapa pekerjaan yang harus dikerjakan sementara tamu menunggu, maka sampaikan pada tamu dengan ungkapan yang baik dan sopan.
4. Beri Pelakukan yang Baik
Selalu perlakukan tamu dengan baik. Bahkan, apabila tamu tersebut salah alamat atau datang hanya untuk mengajukan suatu keluhan maupun keberatan terhadap perusahaan Anda.Selain itu, jika tamu diharuskan untuk menunggu, maka bila kondisi memungkinkan, berikan tamu suguhan, bisa berupa kopi, makanan ringan, maupun majalah.
5. Cara Mengantar Tamu
Etika menerima tamu di kantor yang tidak kalah penting adalah tentang cara Anda untuk mengantar tamu, ketika ia hendak pulang. Beri kesan yang baik pada tamu dengan selalu ucapkan terima kasih kepada tamu yang datang karena ia telah berkunjung ke kantor Anda. Apabila memungkinkan, antarkan tamu tersebut hingga ke pintu keluar.